Kategori KUBIK LEADERSHIP
Karena kebebasan berkehendak adalah dasar dari kemanusiaan, kita diperbolehkan memilih seperti apa yang mau dipakai. Kita bisa memilih rumus motivasi To Be x To Have x Valensi seperti yang diuraikan di awal buku ini...
Jika to have bisa menjadi parasit dalam hidup kita, rumus motivasi harus diubah agar kita bisa meraih kesuksesan berjangka panjang. Inilah rumus motivasi Kubik Leadership. Rumus motivasi yang membawa kita pada jalur tepat untuk...
Banyak orang berhasil mendapatkan to have melimpah, tetapi bukan karena hasil memfokuskan diri pada to have. Mereka justru berfokus pada to be- dan valensinya. Bukan hanya to have berupa harta yang ia dapatkan, tetapi...
Jim Collins pada 1994 melakukan penelitian terhadap delapan belas perusahaan visioner yang mampu bertahan lama dalam rangka mencari kunci utama keberhasilan perusahaan-perusahaan tersebut. Collins menyimpulkan hasil penelitiannya sebagai berikut: ”Berlawanan dengan doktrin dalam sekolah...
Ketika motivasi to have sudah menguasai setiap langkah dalam bekerja, baik sebagai seorang karyawan ataupun pengusaha, tinggal ditunggu kapan semua itu akan menghancurkan kita. Usaha kita bisa bangkrut, kita bisa masuk penjara, ditinggalkan keluarga...
Ketika kita mengejar to have, sering kali kita harus mengorbankan to be dan valensi. Kita tergoda untuk menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan to have. Akibatnya, sadar atau tidak kita telah merusak to be sendiri,...
Jika kita memiliki to have yang tinggi, kita akan mudah termakan nafsu sendiri dan mudah tergoda berperilaku negatif. Ketika hanya berfokus pada to have dan mengabaikan to be dan valensi, atau misalnya hanya berfokus...
Anda telah memahami dasar motivasi manusia seperti yang telah dijelaskan di atas. Pertanyaannya sekarang adalah, benarkah rumus motivasi diatas dapat menempatkan Anda pada jalur kehidupan menuju kesuksesan jangka panjang dan kemuliaan hidup? Untuk menjawabnya,...
Jika seseorang bertanya kepada Anda, apa yang memotivasi Anda untuk pergi bekerja setiap hari? Jawabnya adalah, untuk mendapatkan gaji dan fasilitas, untuk meraih jabatan dan status atau untuk mencari ilmu, beribadah, bertanggungjawab, dan lain...
Secara umum, sebenarnya ada dua faktor yang mendorong manusia melakukan sesuatu, yaitu untuk mendapatkan kenikmatan (gaining pleasure) dan menghindari ketidaknyamanan (avoiding pain). Contoh dari “mendapatkan kenikmatan” adalah keinginan berprestasi, mendapat penghasilan yang layak, atau...
Komentar Terbaru