Pilih Mana, Ikhtiar Atau Ibadah?

Kita lanjutkan. Selama ini, ikhtiar dan ibadah sering diletakkan secara terpisah. Seolah-olah berlawanan. Padahal sesungguhnya tidak begitu. Justru ikhtiar dan ibadah adalah dua sisi yang melapisi Koin Keberuntungan. Karena di dalam ikhtiar terdapat ibadah. Demikian pula sebaliknya, di dalam ibadah juga terdapat ikhtiar. Dengan begitu, dapatlah disimpulkan bahwa ikhtiar itu adalah ibadah dan ibadah itu adalah ikhtiar.

Hm, kurang paham? Misalnya begini. Anda bekerja dari pagi sampai sore. Bahkan sampai lembur. Jelas, itu ikhtiar. Namun, apakah itu juga ibadah? Ya iya, asalkan Anda meniatkan dan memaknai kerja itu untuk:
• Menafkahi keluarga
• Membahagiakan orangtua
• Memberi manfaat kepada sesama
• Menjalankan peran khalifah
• Dan seumpamanya

Misal yang lain, Anda belajar. Nah, itu ikhtiar, itu juga ibadah. (Karena Anda tengah membaca buku ini, boleh dibilang Anda belajar. Karena kami yang menulis buku ini, boleh dibilang kami mengajar. Hm, mana yang lebih mulia, yang belajar atau yang mengajar? Walaupun kedua-duanya mulia, namun belajar itu lebih mulia. Jadi, detik ini, dihadapan Allah, Anda lebih mulia daripada kami. Bukankah belajar itu diwajibkan, sementara mengajar Cuma dianjurkan? Kebetulan belajar dan mengajar menjadi satu bias Pelangi Ikhtiar di buku mega-bestseller 7 Keajaiban Rezeki.)

Ketika Anda memiliki satu impian, lazimnya Anda akan memohon dan berdoa kepada-Nya. Lantas Anda pun ‘membeli’ impian Anda dengan amal-amal kebaikan. Seumpama, sedekah, sholat dhuha, dan sholat tahjjud. Pertanyaannya, apakah sedekah, sholat dhuha, dan sholat tahjjud itu ibadah? Jelas, itu ibadah. Namun, apakah itu juga ikhtiar? Ya iya, itu juga ikhtiar. Tepatnya, ikhtiar dalam menjemput impian dan ikhtiar dalam mendekatkan diri kepada-Nya. Right?

Dua sisi Koin Keberuntungan ini –ikhtiar dan ibadah- seandainya keduanya berputar sempurna, maka dalam sehari semalam Anda akan melakukan ikhtiar selama 24 jam dan ibadah juga selama 24 jam. Mantap kan? Nah, katakanlah keduanya mau dipisahkan satu sama lain, maka rumus dan kaitannya dengan impian adalah sebagai berikut:
                Rumus Impian (6i)
                i1 + i2 + i3 + i4 + i5 = i6
                Impian + ikhtiar + ibadah + Iman + ikhlas = Ijabah

Sehubungan dengan ibadah, teman kami pernah berguru, “Kita sering salah kaprah. Menganggap, kalau hitam keningnya, pastilah banyak ibadahnya. Lha, kalau Cuma begitu, orang-orang Afrika yang paling banyak ibadahnya. Soalnya, mereka bukan Cuma hitam keningnya, tapi juga hitam seluruh badannya!” Hehehe! Kami pun senyum-senyum sendiri mendengarnya.

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter