7. NABI MENGAJARKAN KITA UNTUK BERHARAP

Kita lanjutkan. Sekarang, kita dengarkan beberapa wasiat Nabi.
• Nabi pernah bersabda, “Belilah kesulitanmu dengan sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap kesulitan itu teratasi. Kan Nabi yang mengajarkan? Masak Nabi mengajarkan sesuatu yang sifatnya Cuma duniawi? Di setiap ajaran Nabi, pastilah terdapat sesuatu yang sifatnya ukhrawi.
• Nabi juga pernah bersabda, “Obatilah penyakitnya dengan sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap penyakit itu terobati.
• Nabi juga pernah bersabda, “Perbanyaklah sedekah, sebab sedekah dapat memanjangkan umur.”  Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap panjang umur.
• Nabi juga pernah bersabda, “Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap terhindar dari bala.
• Khalifah Ali pernah menasihati, “Pancinglah rezeki dengan sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap rezeki itu datang.
• Begitu pula dengan sholat dhuha dan sholat tahajjud. Dimana melalui sholat dhuha dan sholat tahjjud kita boleh berharap rezeki, kesehatan, dan kelapangan waktu.
• Memang, hakikat dari seluruh amalan adalah untuk mendapatkan ridha Allah. Itu pasti. Namun Anda juga boleh berharap fadilah, keutamaan, manfaat, atau dampak dari amalan tersebut. Kami ulangi lagi, kan Nabi yang mengajarkan?

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter