BAB 3. INVESTASI GAIB & 8 BENEFIT

Benefit #1. Jamu Manjur 4-in-1

Sejak ribuan tahun silam, telah ditemukan jamu manjur 4-in-1:
• Jamu tolak bala
• Jamu galian rezeki
• Jamu enteng jodoh
• Jamu sehat perkasa

Jamu apa itu? Yap, itulah sedekah. Anda boleh juga menyebutnya derma, donasi, sumbangan, pemberian, atau apa sajalah. Yang jelas, ianya sangat berkhasiat untuk:
• Menolak bala
• Memudahkan rezeki
• Memudahkan jodoh
• Memelihara kesehatan

Betul sekali, inilah jamu segala jamu. Enak kan? Enaknya lagi, dengan jor-joran bersedekah, kita pun akan ‘dijamu’ oleh-Nya di dunia dan di akhirat kelak. Hm, kalau boleh sedikit ngelantur, dalam perdukunan mungkin ada istilah ilmu penglaris, penangkal, dan pemikat. Menurut kami, tidak perlulah Anda repot-repot dengan itu semua. Malu! Cukuplah jadikan sedekah sebagai penglaris, penangkal, dan pemikat. Nah, lebih baik lagi, kalau sedekah itu diracik dengan sholat dhuha dan sholat tahajjud. Wah, betul-betul berkhasiat!

Benefit #2.Pasti Dibalas, Nggak Pakai ‘Insya Allah’

Suatu saat seorang ulama pernah bersikeras, “Sedekah itu pasti dibalas bahkan dilipatgandakan! Pasti! Pasti! Pasti! Nggak pakai ‘Insya Allah’!” Wah, kami langsung terperanjat. Terus, pelan-pelan dia menjelaskan, “Lha, kan Allah yang berulang kali berjanji akan membalas sedekah kita tanpa syarat. Sedangkan janji adalah utang. Tidak mungkin Dia berutang, ingkar, atau mangkir. Jadi, pasti ditepati. Bukankah Dia itu Maha Menepati dan Maha Membalas?”

Kami pun tersenyum begitu mendengar penjelasannya. Si ulama kembali melanjutkan, “Boleh dibilang, Hukum Sedekah ini lebih pasti daripada Hukum Gravitasi. Karena Hukum Gravitasi tidak pernah dijanjikan di kita suci.” Logika lainnya begini. Apabila manusia yang berjanji, hendaklah mengucapkan ‘insya Allah’. Nah, beda dengan allah. Apabila Allah yang berjanji, maka itu adalah sesuatu yang pasti, sepasti-pastinya. Right?

Dan inilah yang sebenarnya: berapapun yang Anda sedekahkan, pasti dibalas dan dilipatgandakan oleh-Nya. Tidak jadi soal, apakah Anda ikhlas atau tidak, beriman atau tidak. Buktinya, banyak hartawan yang dermawan menjadi semakin kaya, padahal mereka atheis. Betul, atheis! Bagi mereka, hampir-hampir tidak ada istilah ikhlas dan iman. Wong, tujuan mereka bersedekah kadang cuma untuk mengangkat merek dan mengurangi pajak!

Balasan, inilah Hukum Kausalitas dari-Nya, bukti kasih dari-Nya, dan janji tertulis dari-Nya. Yang kami maksudkan balasan di sini adalah balasan jangka pendek. Tentu saja, dengan ikhlas dan iman, kita akan beroleh nilai tambah, berupa balasan jangka panjang yaitu ridha, pahala, dan surga dari-Nya. (Paragraf ini dikutip tanpa izin dari buku mega-bestseller 7 Keajaiban Rezeki! Yah, tidak perlu izin. Lha, buku karya kami sendiri! Hehehe!)

Selanjutnya, kami petik sebuah janji dari-Nya, “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (bersedekah) adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipatgandakan (balasan) bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya (QS.2: 261).”

Bagaimana pula dengan janji Nabi? “Orang yang meniatkan suatu kebaikan namun tidak mengamalkannya, maka Allah akan mencatat baginya satu pahala yang sempurna. Orang yang meniatkan suatu kebaikan lalu mengamalkannya, maka Allah akan mencatat baginya pahala sebanyak 10 sampai 700 kali lipat.”

Amati dan cermati kalimat di atas. Sebenarnya Anda belum bersedekah saja, sudah dibalas, pasti dibalas. Apalagi kalau bersedekah! Bisa dibalas sampai 700 kali lipat! Wah! Sewaktu Anda bersedekah, ibaratnya Anda tengah berinvestasi. Bersabarlah sedikit. Karena apabila telah tiba waktunya, percayalah, niscaya nilainya akan bertambah, bertambah, dan terus bertambah. Yakinlah!

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter