Sedekah Cara Kiri

Sejenak bayangkan, seseorang berpesan kepada Anda, ” Saya menitipkan harta untuk Anda. Segini jumlahnya. Harta ini boleh Anda pakai. Hanya saja, sebagian tolong Anda berikan kepada si Abu.” Perhatikan baik-baik, kata kuncinya adalah sebagian. Menurut penafsiran Anda, berapakah yang akan Anda berikan kepada si Abu? Yah, menurut penafsiran saya:
– Kalau orang itu mengatakan sebagian kecil, mungkin itu jumlahnya 5-10 persen. Sekali lagi, ini mungkin.
– Kalau orang itu mengatakan sebagian besar, mungkin itu jumlahnya 60-90 persen.
– Nah, karena orang itu mengatakan sebagian, mungkin itu jumlahnya 20-40 persen.

Terus, apa hikmahnya? Di kitab suci jelas-jelas termakhtub, hendaklah kita menyedekahkan sebagian dari harta yang kita miliki. Entah berapa kali kata sebagian itu disebutkan. Tolong dijawab, berapakah sebagian itu? Mungkin saja, jumlahnya 20-40 persen. Lantas, berapakah sedekah kita selama ini? Kebanyakan dari kita, Saya yakin, sedekahnya kurang dari 10 persen. Mulai sekarang, alangkah mulianya kalau kita menargetkan sedekah 20-40 persen atau lebih. Sekiranya belum bisa, Yah, sekurangnya 10 persen dan terus ditingkatkan. (Lihatlah Nabi Muhammad, Abu Bakar, dan Abdurrahman Bin Auf yang bersedekah hampir 100 persen. Sementara, Umar bin Khattab bersedekah sekitar 50 persen. Dengan sedekah sebesar itu, mereka pun memilih gaya hidup yang sederhana, walaupun aslinya kaya-raya.)

Untuk mengetahui manfaat-manfaat tersembunyi dari sedekah, jangan lewatkan Perisai Langit. Hm, kita tahu persis, otak kiri yang realistis, matematis, dan self-centric selalu punya sekarung alasan untuk menunda sedekah, dan bersedekah tidak dalam bentuk uang. Ada-ada saja alasannya. Disinilah dituntut peranan otak kanan. Maksudnya, jangan banyak alasan, jangan banyak pikir! Sedekah, yah sedekah saja! Yang segera, yang banyak, yang berbentuk uang! Tidak jadi soal, apakah kita dalam keadaan sempit atau lapang! Right?

Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter