Bab 6. Akar Serabut Kerugian & Cara Mengatasinya

Karena selalu rugi, seorang penjual sayur keliling nekad mencoba sebuah cara baru.
“Tolong, tolong, tolong!” teriaknya di sebuah kompleks perumahan. Orang-orang pun berhamburan menghampirinya.
“Ada apa, Mas?” tanya seorang bapak.
“Iya, Mas. Ada apa?” tanya seorang ibu.“Yah, ada macam-macam,” jawabnya tenang. “Ada kangkung, ada bayam, ada sawi, ada, pare, ada toge. Silakan pilih.”

Hehehe! Sudah, sudah. Saatnya serius. Berdasarkan pengalaman kami membimbing ribuan profesional dan enterpreneur sejak 2005, kami menemukan penyebab-penyebab utama kerugian, yang kami istilahkan Akar Serabut Kerugian. Disebut-sebut begitu karena memang ianya dapat merambat ke mana-mana. Dan inilah Akar Serabut Kerugian :
• Pertama, tidak berzakat.
• Kedua, tidak membayar hak orang lain.
• Ketiga, tidak selarasnya impian dengan pasangan dan orangtua.
• Keempat, tidak sempurnanya ikhtiar.
• Kelima, tidak memahami cara meminta.

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter