TABUNGAN ENERGI AKAN CAIR DI DUNIA

Semua tabungan energi manusia akan dicairkan di dunia, karena tabungan energi tidak bisa dibawa ke akhirat. Apabila ada energi yang terbawa ke alam akhirat, berarti jumlah energi di dunia menjadi Hasil Usaha Tampak (HUT). Apabila energi yang tersimpan dalam TE adalah epos, kita bisa mencairkan atau dicairkan oleh alam dalam hal-hal yang positif (kebaikan). Sementara bila dalam TE yang tersimpan adalah energi negatif, tabungan itu akan dicairkan oleh alam dalam bentuk yang negatif (keburukan) pula.

Dalam berbagai kitab suci disebutkan bahwa “Barangsiapa yang berbuat kebaikan walau sebesar zarah pasti akan memperoleh balasan, dan barangsiapa yang berbuat keburukan walau sebesar zarah  akan mendapat balasan” (QS. 129: 7-8). “Aku, Tuhan yang menyelidiki  hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.” (Yer  17:10).

Segala bentuk pencairan energi akan terjadi di dunia, tidak perlu menunggu pembalasan di akhirat. “Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan perkerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka itu di dunia tiada dirugikan” (QS 11:15). “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga” (2 Kor 9:6).

Walaupun demikian, bukan berarti tidak ada pembalasan setelah manusia meninggal. Bentuk pembalasan yang akan diberikan pada manusia di alam akhirat, pemahamannya diserahkan sepenuhnya kepada kepercayaan agama masing-masing.

Sumber: Kubik Leadership

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter