Otak 3-in-1
Selain otak kiri dan otak kanan yang sudah cukup populer selama ini, sebenarnya sudah lebih dari 50 tahun Paul Maclean, direktur laboratorium Evolusi dan Tingkah Laku Otak, National Institusi of Mental Health di Amerika, mencoba menjalankan tentang otak 3-in-1. menurut Paul, manusia dikaruniai otak komplet yang mengacung tiga jenis evolusi, yaitu Otak Reptil, Otak Mamalia Tua, dan Otak Mamalia Baru (Neo-korteks). Inilah integrasi hadrware tercanggih yang bisa berpikir sangat rumit namun sekaligus memiliki potensi “kekacauan” yang tinggi akibat berkumpulnya tiga jenis otak di kepala kita.
Otak reptil membuat kita bisa memiliki rutinitas dan membentuk kebiasaan, tetapi juga bisa sangat menyulitkan karena kebiasaan buruk kita, yang bersifat kaku dan sulit diubah ini, pun tertanam di sini. Kemudian Otak Mamalia Tua membuat manusia bisa merasakan kelembutan dan sifat ingin merawat memelihara seperti sifat makhluk mamalia lainnya. Namun otak ini juga yang menyebabkan keinginan kita untuk melakukan agresi atau perlawanan untuk membela diri dan mendominasi. Rasa takut pun terekam di sini. Otak Mamalia Tua ini sering disebut juga sistem limbik. Yang terakhir adalah Otak Mamalia Baru atau Neokorteks, yaitu tempat berlangsungnya analisis, logika, kreativitas, dan intuisi yang seharusnya kita gunakan untuk mengarahkan kecenderungan kedua otak lainnya.
Perjuangan kita adalah untuk menggunakan ketiga otak ini dengan sengaja, untuk memutuskan menjadi manusia yang baik dan berguna sekaligus mengatasi sifat-sifat kebinatangan yang diwariskan oleh kedua otak terdahulu. Inilah perjuangan terbesar kita. Jihad kita sebagai khalifah di dunia
perang terbesar adalah melawan diri kita sendiri
Muhammad SAW
Sumber: Quantum Ikhlas

Komentar Terbaru