Orang Kaya Makin Kaya

Sekarang kita dapat mengerti mengapa di masyarakat berlaku istilah: “Orang kaya makin kaya dan orang miskin makin…”

Meskipun kalimat di atas tidak lengkap, Saya yakin anda sudah melengkapinya dengan menambahkan kata “miskin” di akhir kalimat itu. Itu merupakan bukti bahwa pepatah ini sudah merata masuk di hati (baca: diyakini kebenarannya oleh) masyarakat umum. Dan Itu menjelaskan kepada kita mengapa memang hal itu benar-benar terjadi dalam kehidupan kita.

“Orang kaya makin kaya”, sebab pikiran mereka selalu dipenuhi oleh semua kekayaan yang mereka miliki. Terlebih lagi jika orang kaya itu seorang yang ahli syukur, secara Hukum Tarik-menarik Iya akan langgeng dengan kekayaannya. Otomatis.

Sebaliknya, “orang miskin, makin miskin”, sebab pikirannya dipenuhi oleh semua hal yang tidak dimilikinya. Dengan kata lain, perasaan “tidak punya” (miskin) memenuhi hatinya. Terlebih lagi jika orang yang “tidak punya” itu ahli komplain yang selalu mengeluh terhadap apa yang tidak dimilikinya. Secara Hukum Tarik-menarik Iya memang akan langgeng dalam kemiskinannya. Otomatis.

Sumber: Quantum Ikhlas

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter