Islam, Cina, Dan Kemakmuran
Ini menarik. apalagi menilik analisa sejumlah pakar yang mengemukakan bahwa dua kekuatan besar akan bangkit kembali di muka bumi ini. Dan dua kekuatan itu adalah Cina dan Islam! Sekali lagi, dua kekuatan itu adalah Cina dan Islam! analisis ini pula yang dikemukakan oleh inspirator Andrie Wongso dan Hermawan Kartajaya di berbagai kesempatan.
( Terkait kebangkitan China dan Islam ini, tahun 2005 yang lalu sengaja saya menyandingkan tokoh Chinese dan tokoh Islam sebagai narasumber, dalam seminar saya. Tokoh Chinese nya adalah Soehendro Gautama dari PSMTI dan tokoh Islamnya adalah Abdullah Gymnastiar dari Daarut tauhiid.)
Analisis kebangkitan ini bukanlah kabar angin belaka. Betapa tidak?
– Di Amerika saja, bahasa Cina dengan segala variannya menjadi bahasa paling banyak di pakai, setelah Bahasa Inggris.
– Di Amerika, Islam menjadi agama paling banyak dianut, setelah Kristen.
– Di Amerika, restoran Cina lebih banyak daripada restoran McDonald’s.
– Belum lagi di Eropa, Islam menjadi agama dengan pertumbuhan paling tinggi.
– Belum lagi di dunia, Cina menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi.
Ujung-ujungnya, apabila kata Timur (baca: China dan Islam) dikumandangkan, Barat pun merasa gundah. Yang jelas, kemajuan peradaban yang dinikmati oleh Barat saat ini hampir sepenuhnya berasal dari Timur berabad-abad yang silam. Yang jelas pula, selama berabad-abad Yang Maha Kuasa selalu menurunkan nabi dan kitab nya di timur mana pernah sekalipun di Barat?
Kembali soal kemakmuran. Bukan cuma kultur Cina, sebenarnya kultur Islam juga sangat menganjurkan kemakmuran. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bukankah dengan kemakmuran kita akan lebih mudah untuk beribadah, menuntut ilmu, dan membantu sesama? Bukankah Nabi, istri kesayangan Nabi, dan sebagian besar sahabat Nabi adalah pedagang yang makmur?
Sayangnya, orang Islam sendiri kurang akan hal ini. Syafii Antonio, seorang Chinese yang kebetulan pakar ekonomi Islam, pun turut menyayangkan kenyataan ini. Harapan akan kemakmuran, Yap, tambah satu lagi persamaan antara Cina dan Islam. Bagaimana menurut Anda?
Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By: Ippho Santosa

Komentar Terbaru