Mengasah Otak Kanan

Di suatu kota, sebagai pembicara, saya pernah terlambat hadir selama 6 jam. Yah, gara-gara molornya jadwal pesawat terbang. Nah, Anda mau tahu jam berapa acara dimulai? Percaya atau tidak, acara baru dimulai pukul 23.30 WIB! Hampir jam 12 malam! Dan Anda mau tahu jam berapa acara selesai? Pukul 2.30 WIB. Hampir jam 3 pagi! Bukan main! Sedikit-banyak, topik seminar lah yang membuat peserta mau menunggu. Apa sih topiknya? Yah, apalagi kalau bukan otak kanan.

Mudah dipahami, otak kanan adalah mata air yang mengalirkan anak-anak sungai yang bernama kreativitas, intuisi, dan imajinasi. Tidak dapat dielakkan, untuk menjadi lebih kreatif, intuitif, dan imajinatif, maka Anda harus membersihkan mata airnya. Dengan kata lain, Anda harus mengasah otak kanan Anda. Dan kebetulan, tip-tip hariannya dapat Anda pelajari di kitab 13 Wasiat Terlarang! Yah, tidak harus beli. Anda boleh pinjam dari teman Anda.

Sebagian dari Anda mungkin tahu bahwa buku pertama saya adalah Marketing with Love. Seiring bertambahnya pengalaman dan pembelajaran saya, kemudian buku ini saya sempurnakan menjadi 13 Wasiat Terlarang! Nah, jika anda berkecimpung di ranah penjualan, pengajaran, dan personalia, saya sangat menyarankan Anda untuk membaca 13 wasiat Terlarang! Tidak sedikit hal bermanfaat yang akan Anda petik di sini. Anehnya, seorang teman malah menggelari saya Pendeta Marketing karena kitab ini. Hehehe, ada-ada saja.

Selanjutnya catatlah, otak kiri cenderung memikirkan. Otak kanan cenderung membayangkan. Nah, Ketika Anda membayangkan sesuatu berulang-ulang, maka itu akan masuk ke otak bawah sadar Anda. Dapat dikatakan, otak kanan adalah gerbangnya otak bawah sadar. Tentu anda tahu betul bahwa otak bawah sadar itu jauh lebih menentukan daripada otak sadar. Dengan demikian, otak kanan itu meminta minta ampun pentingnya. Right?

Jika anda berhasil menjadi Golongan Kanan yang tulen, niscaya Anda akan menjadi sebutir batu permata di tengah gundukan batu kerikil. Seterusnya, tidak perlu lah Anda repot-repot mengirikan diri. Apa yang perlu Anda lakukan hanyalah mencari Golongan Kiri dan itu tidak susah untuk melengkapi Anda. Namun begitu, tak ada gading yang tak retak. Termasuk Gading Marten. Hehehe! Golongan Kanan juga menyandang kelemahan-kelemahan, misalnya tidak tepat waktu, mudah bosan, menggampangkan segala urusan, kurang mampu menyusun prioritas, dan kurang berhati-hati.

Uniknya, andai Golongan Kiri dan Golongan Kanan bertemu lalu dibiarkan berdebat, pastilah keduanya akan bersitegang, karena pola pikir mereka yang saling bertolak-belakang. Namun uniknya lagi, saya melihat Golongan Kiri hampir selalu kepincut dengan Golongan kanan. Demikian pula sebaliknya. Golongan Kanan hampir selalu kepincut dengan Golongan kiri. Pada akhirnya jadilah mereka satu pasangan, baik dalam kehidupan, ibadah, karir, maupun bisnis.

Ternyata, ini pula yang disarankan oleh pakar-pakar. Di mana mitra yang ‘terbalik’ akan menjadi mitra yang terbaik. Saling melengkapi! Dan inilah yang di stempel dengan keseimbangan yang sejati. Tidak percaya? Lihatlah orang tua dan om-tante Anda yang telah berumah-tangga selama puluhan tahun. Jamak terjadi, yang satu agak kiri, yang satunya lagi agak kanan. Betul ‘kan? Begitulah, saling melengkapi.

Agar mudah diingat, otak kiri itu saya simbolkan dengan baris-berbaris. Yah, serba membosankan. Kebalikannya, otak kanan itu saya simbolkan dengan bercinta. Serba menyenangkan. Melibatkan emosi, kreativitas, spontanitas, dan imajinasi. Tidak harus urut-urut dan tidak harus lazim-laziman. Hei, jangan salah! Bercinta itu baik lho! Asalkan dilakukan dengan pasangan sah, bercinta itu menyehatkan, berpahala, dan tentu saja mengasah otak kanan. Jadi, Anda mau sehat? Mau dapat pahala? Mau mengasah otak kanan? Nah, banyak-banyaklah bercinta. Ini beneran! Memang, saya suka bercanda, tapi kali ini saya serius. Sumpah!

Terakhir tolong digaris bawahi, golongan kanan yang di tulis bolak-balik di buku ini tidaklah sama pengertiannya dengan apa yang tertulis di Al-Quran. Sekali lagi, tidak sama. Golongan kanan Yang saya maksudkan di sini adalah Mereka yang kuat otak kanannya.

Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter