Kerja Sekian Hari, Dibayar Besar-besaran!
Katakanlah, si bos properti tadi kembali memanggil Anda –sebagai kontraktor. Untuk yang satu ini rada berbeda. Dia meminta Anda untuk mengunjungi vilanya, yang memerlukan perjalanan berjam-jam. Bukan Cuma itu. Dia juga meminta Anda tinggal di vilanya dan mengerjakan sesuatu selama berhari-hari. Yah, sangat menghabiskan waktu Anda.
Lagi-lagi, dapat dipastikan, setelah itu si bos akan ‘mengganti’ waktu Anda dengan sejumlah uang. Dapat dipastikan pula, kali ini uangnya betul-betul besar-besaran. Bagaikan sebuah keberuntungan! Ini mengingat besarnya waktu, tenaga, dan uang yang telah Anda korbankan. Lha, si bos saja mengganti seperti itu, apalagi Allah?
Perumpamaan inilah yang kami maksud dengan umrah. Perjalanan ke sana berjam-jam. Tinggal di sana berhari-hari. Dipesankan oleh Nabi, “Sesungguhnya, pahala (ganjaran) engkau sesuai dengan kadar kepayahan dan nafkah engkau.” Karena begitu besar waktu, tenaga, dan uang yang telah Anda korbankan, maka Allah pun mengganti bahkan lipatgandakan itu semua untuk Anda. Yakinlah!
Kurang yakin? Yah, lihat saja orang-orang di sekitar Anda. Rata-rata, mereka yang pulang berumrah itu membaik rezeki dan nasibnya. Tidak begitu-begitu saja. Pengalaman kami pribadi, sepulang berumrah untuk kedua kalinya, begitu tiga hari tiba di tanah air, rezeki silih-berganti tiada henti masuk ke rekening kami, setiap harinya selama tiga bulan berturut-turut! Subhanaallah! Setelah itu, kami pun dikaruniai anak! Subhanallah!
Pas dan pantaslah Nabi menjanjikan bahwa umrah dapat mengatasi kefakiran dan terbuktilah janji Nabi itu. Kebetulan di buku kami sebelumnya ditunjukkan trik-trik untuk berumrah, walaupun tidak punya uang. Insya Allah akan terlihat hasilnya dalam hitungan bulan.
Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Komentar Terbaru