Kebanggaan Anda Vs Kebanggan Orangtua
“Dia menjadikan engkau dalam perut ibu engkau kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan (QS. 39: 6 ).”
Kalau Anda masih ragu-ragu dengan kekuatan sepasang Bidadari, silakan dengar baik-baik pengalaman Denni Delyandri, Badroni Yuzirman, dan A. Pramono, yang ada di CD bonus. Sepenuh hati mereka mengakui bahwa berbakti kepada orangtua dan doa orangtua itu laksana sebuah keajaiban, yang pada akhirnya membuka pintu rezeki, go national, dan meraih kemenangan demi kemenangan.
Sidang pembaca sekalian, sejenak coba Anda pikirkan:
– Orangtua selalu membanggakan Anda. Apakah Anda selalu membanggakan mereka?
– Orangtua selalu mendoakan Anda. Apakah Anda selalu mendoakan mereka?
– Orangtua selalu berkorban untuk Anda. Apakah Anda selalu berkorban untuk mereka?
– Orangtua berusaha membahagiakan Anda. Apakah Anda berusaha membahagiakan mereka?
– Orangtua membesarkan serta menafkahi Anda dan saudara-saudara Anda, tanpa pernah mengeluh. Tapi, begitu Anda akan saudara-saudara Anda beranjak dewasa, malah mengeluh ketika harus membantu dan menafkahi orangtua. Padahal kehidupan Anda dan saudara-saudara Anda sering serba berkecukupan.
Akhirnya, teman saya, seorang aktivis gereja di Bandung, Domini Budianto, berpesan serius dengan mengutip kitab sucinya, “Hai anak-anak, taatilah orangtua engkau… Supaya engkau berahagia dan panjang umur di bumi…”
Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By: Ippho Santosa

Komentar Terbaru