Dengki Menyiksa dan Menguras Energi

By: Ratna Farida
Dengki adalah akhlak tercela yang sangat dibenci Allah. Dosa pertama yang dilakukan di langit dan di bumi adalah dengki. Di langit adalah dengkinya Iblis kepada Nabi Adam. Sedangkan di bumi adalah dengkinya Qabil kepada Habil. Qabil membunuh Habil karena dengki. Jadi karena dengki, bisa membuat seseorang melakukan dosa besar yaitu membunuh. Banyak kejadian pembunuhan dikarenakan sakit hati, dengki, dan dendam.
Seseorang yang dilanda dengki tidak akan bahagia hidupnya. Ia tidak senang, kepanasan, dan tersiksa ketika melihat orang yang didengki mendapatkan kenikmatan, keuntungan, kesuksesan, atau kebahagiaan. Ia menginginkan kenikmatan, keuntungan, kesuksesan, dan kebahagiaan tersebut hilang dari orang yang didengki, tidak rela kalau bahagia.
“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya.” (QS. Ali Imran : 120)
Energinya terkuras banyak memikirkan orang yang didengki, apalagi kalau sakit hati dan dengki dengan orang terdekat. Orang itu terdekat contohnya : tetangga sebelah rumah, saudara, ipar, mertua, orang tua, suami, teman sekantor, sahabat dekat, dll. Mengapa dengki dengan orang terdekat sangat berbahaya? Karena setiap hari melihat orangnya, setiap hari mendengar suaranya, setiap hari melihat rumahnya, setiap hari melihat hewan piaraannya, dll. Mendengar suaranya saja sudah tersiksa, apalagi melihat orangnya. Melihat anaknya saja dada sesak, ditambah anaknya ini mirip banget wajahnya dengan orang tuanya. Kucing milik tetangga yang menyakiti masuk rumah, jadi ingat pemiliknya. Mobilnya lewat depan rumah, kepanasan dan tekanan darah naik.
Sangatlah tidak enak kalau seseorang sakit hati dan dengki dengan orang terdekat, membuat ia terus memikirkan sakit hatinya, terus dilanda dengki. Ia menjadi tidak semangat untuk beraktivitas. Malas keluar rumah, malas ikut pengajian di masjid karena khawatir ketemu dengan orang yang didengki. Mau berbisnis tidak fokus karena selalu teringat dengan orang yang didengki. Mendengar tetangganya beli mobil, jadi kepanasan dan ingin beli mobil juga, padahal ia tidak punya cukup uang. Mau tidur tidak bisa nyenyak karena terbayang ketika ia disakiti dan terbayang kebahagiaan yang diperoleh orang yang didengki.
Perasaan dengki kalau terus dipelihara dan tidak segera disembuhkan, akan membuat seseorang enggan melakukan kebaikan dan sebaliknya akan terdorong untuk melakukan perbuatan maksiat secara bercabang, antara lain : mengumpat, mengghibah, berdusta, mengadu domba, permusuhan, kemunafikan, memutus silaturahmi, dll.
“Hindarilah dengki, karena dengki itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar” (HR Abu Daud)
#Day8 #30DWC #30DWCJilid22

Komentar Terbaru