?? Rahasia Sadar Kaya ??

By : Mardigu WP
Sebelumnya saya pernah bercerita bahwa saya merasa tidak nyaman ketika bertemu dengan para manusia pemilik rekening 12 digit. Mungkin banyak sahabat yang bertanya-tanya, lalu apa yang saya lakukan agar merasa nyaman? Teknik apa yang dipakai?
Baik, mari kita urai perlahan.
Pertama, kita pegang dalil bahwa “AKU adalah apa yang umatKU persepsikan atau pikirkan tentang AKU.” Saya sangat memegang erat dalil ilmu tersebut.
Berikutnya adalah komentar istri saya. Waktu itu saya cerita bahwa saya tidak nyaman bertemu mereka, dan bahkan setelah 3 kali pertemuan pun masih tidak nyaman sampai- sampai saya harus meninggalkan tempat pertemuan lebih awal dari biasanya.
Istri saya bilang, “Ayah itu sekolah tinggi-tinggi untuk belajar ilmu pikiran. Lalu membantu negara juga urusan aplikasi psikologi. Ayah juga sering bicara soal apa itu vibrasi atau gelombang otak yang terpancar, yang dikirimkan satu manusia ke manusia lainnya. Jadi kenapa Ayah nggak nyaman? Karena Ayah rekeningnya belum 12 digit seperti mereka! Jadi, ubah cara pikir Ayah. Jangan berharap mereka yang menyesuaikan dengan gelombang Ayah yang belum kesampaian digit di rekeningnya.”
Kalimat ini cukup menohok, tapi asli, saya nggak marah dikritik seperti ini. Saya akui, ketidaknyamanan itu muncul karena memang gelombangnya lain. Padahal, mereka semua itu teman lama saya.
Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tahu bahwa kita bisa membuat apa pun terjadi asal kita percaya. Caranya? Ya betulkan gelombang otak tadi. Saya termasuk orang yang percaya bahwa manusia itu co-creator to God alias khalifah di bumi, yang memiliki kemampuan untuk mencipta-setelah Tuhan.
Hal pertama yang saya lakukan yaitu menanamkan prosperity conscious. Bagaimana cara menanamkannya? Sederhana saja, pikiran manusia itu netral. Kita yang memberi value terhadap setiap tindakan, dan itu dipercayai oleh pikiran. Hukum alam ini harus kita kenal dengan baik. Kita akan memberi value bahwa yang paling benar adalah yang sesuai dengan sifat naluriah manusia.
Begini maksudnya. Orang yang bisa memberi, hanya orang yang kaya. Kaya materi, kaya ilmu, kaya cinta kasih, dan lain sebagainya. Maka kita ajari pikiran kita dengan mulai memberi. Karena dengan memberi, otak kita mulai dipasang prosperity conscious atau kesadaran kaya.
Mulai saja dari memberi yang kecil-kecil. Setiap ketemu fakir miskin, di mana pun, siapkan uang Rp1.000 dan berikan kepada mereka tanpa berpikir. Berikan saja. Bahkan kalau hati Anda mau kasih lebih, Rp5.000 atau Rp10.000, hajar saja. Lakukan itu setiap hari, setiap saat.
Saya ingat pelajaran kecil dulu-mungkin ini saya saja, tetapi saya yakin ada ribuan anak seperti saya-ketika hendak ke masjid untuk menunaikan salat kapan pun, terutama salat Jumat. Eyang saya, mbah saya, ibu saya, selalu menyelipkan uang selawe (Rp25) di tangan saya untuk kotak amal.
Kebiasaan ini adalah cara orang tua kita untuk memprogram “tangan di atas”. program kesadaran kaya, program memberi.
#marketinglangit
#mentalkaya
#sadarkaya

Komentar Terbaru