4. HARAP ITU BAGIAN DARI IMAN

Pahamilah benar-benar bahwa takut, harap, dan cinta kepada Allah adalah bagian dari iman. Dan pernyataan barusan disepakati oleh seluruh ulama – tanpa terkecuali.

• Jika seseorang merasa takut kepada Allah dan balasan Allah – mungkin itu berupa kesulitan di dunia maupun di akhirat – maka ia akan beribadah. Tanpa takut, ia tidak akan ibadah.
• Jika seseorang merasa harap kepada Allah dan balasan Allah – mungkin itu berupa kemudahan di dunia maupun di akhirat – maka ia akan meningkatkan ibadah. Tanpa harap, ia tidak akan meningkatkan ibadah.
• Jika seseorang merasa cinta kepada Allah, maka ia akan melakukan ibadah yang terbaik. Tanpa cinta, ia tidak akan melakukan ibadah yang terbaik.
• Dengan kata lain, semakin besar harapan seseorang kepada Allah dan balasan Allah, maka akan semakin baik pula ibadahnya. Demikian pula sebaliknya.
• Namun, masih ada juga yang meremahkan, “Ah, itu soal tahapan saja. Kalau pemula, memang mainnya di tahapan takut dan harap.” Maaf, kami terpaksa menggeleng-gelengkan kepala. Karena Nabi pun memiliki harap dan takut kepada Allah. Lha, mana mungkin Nabi itu pemula!

Menurut pengamatan kami, orang-orang yang kurang menaruh harap kepada Allah, akhirnya cenderung menaruh harap berlebihan kepada dirinya sendiri atau orang lain. Jadilah manusia menuhankan manusia!

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter