Ketika Istilah-Istilah Serba Kanan Ditemukan. . .
Kita lanjutkan. Setelah sekian lama, inilah yang saya temukan:
– Satu kutipan religius berbunyi, “Mulailah dengan otak kanan,” atau, “Utamakan otak kanan.”
– Budaya Islam, Kristen, dan Indonesia, juga akrab dengan istilah-istilah serba kanan yang seluruhnya identik dengan kebaikan.
– Kalau Al-Quran punya istilah ‘golongan kanan’, maka Injil punya istilah ‘domba sebelah kanan’.
– Kalau orang Padang punya istilah ‘langkah kanan’, maka orang Batak punya istilah ‘jalan sebelah kanan’. Bangsa Indonesia sendiri punya istilah ‘tangan kanan’.
– Al-Quran dibaca dari kanan ke kiri, tidak seperti kitab-kitab lainnya.
– Adapun manajemen punya istilah,” Boss is always right.” Terlepas dari makna aslinya, makna lainnya adalah, “Atasan itu selalu kanan.” Karena atasan memang lebih kanan daripada bawahan.
– Kebetulan dalam bahasa Inggris, ‘kanan’ dan ‘benar’ itu sama-sama diterjemahkan jadi ‘Right’. Mungkin ini syarat, kanan itu memang benar.
– Kebetulan pula, ‘kiri’ dan ‘ketinggalan’ itu sama-sama nama di terjemahkan jadi ‘left’. Mungkin ini isyarat, kiri itu memang ketinggalan.
– Sebuah rambu-rambu bertuliskan,” Gunakan lajur kanan untuk mendahului,.” Mungkin ini isyarat, gunakan otak kanan untuk mendahului pesaing.
– Sebaliknya, sebuah rambu-rambu bertuliskan, “Gunakan lajur kiri untuk lambat-lambat.” Mungkin ini isyarat, gunakan otak kiri untuk lambat-lambat dan ditinggalkan oleh pesaing.
– Ketika penumpang angkutan umum berteriak, “kiri-kiri!” Maka segeralah angkutan umum itu melambat dan berhenti. Mungkin ini isyarat, kiri itu memang artinya lambat-lambat. Hehehe!
– Ketika wisuda, rektor memindahkan tali di topi wisudawan dari kiri ke kanan. Mungkin ini isyarat, “Selamat tinggal dunia kampus yang kiri. Selamat datang di dunia nyata yang kanan.” Hahaha!
– Ketika lagu lagu khas Jawa timur dinyanyikan, ” Rek, ayo rek!” Maka pembaca buku ini akan bergumam, ” Right, ayo right!” Hahaha!
– Kesimpulannya, gimanapun, nganan itu lebih baik ketimbang ngiri.
Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By: Ippho Santosa

Komentar Terbaru