Menang dalam Apa Pun, di Mana Pun, Tidak Kenal Ampun

Aslinya buku ini berjudul sang pemenang: Menang dalam Apa Pun, Di Mana Pun, Tidak Kenal Ampun. Apa latar belakangnya ? Yah, soalnya cara-cara di atas-mulai dari menyelaraskan impian sampai memantaskan diri memang teruji dapat digunakan unruk mewujudkan impian apa pun.

Umpamanya:

– sembuh dari sakit keras
– keluar dari masalah
– selamat dari musibah
– diterima di kampus favorit
– diterima di perusaan favorit
– mengembangkan usaha
– meningkatkan omzet
– mendapatkan investor
– memennagkan kejuaraan
– keliling Indonesia
– berlibur ke luar negeri
– punya mobil
– punya rumah

Tidak dapat dielakkan, sebagian pembaca mungkin berbeda pendapat dengan saya. Gurau teman saya, “Sebenarnya, berbeda pendapat itu wajar. Kalau ngajak ribut, nah itu baru kurang ajar! Kalau mukul gua, yah, pasti gua hajar!”Hehehe! Intinya, tetaplah santun dalam memberi masukan dan berbeda pendapat. Right? Saya pribadi dibesarkan di tengah keluarga yang multi-etnis dan multi-agama. Ibu saya berasal dari Sumatra. Ayah saya, Jawa. Istri saya, Kalimantan. Sementara itu, keluarga besar dari pihak ayah, ada yang beragama kristen, Islam, dan Hindu. Namun, kami semua tetap rukun. Kebetulan pula, saya selama sembilan tahun belajar di sekolah yang mayoritas siswanya adalah beretnis chinese dan beragama Buddha. Nah, dari keberagaman nilai-nilai, dan menghargai pendapat-pendapat. Saya pikir, itu baik. Right?

Sumber: 7 Keajaiban Rezeki
By Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter