Rahasia Besar # 2

Di tepi Laut Merah, dua orang musafir –Jahal dan Lahab- tengah menciduk air untuk minum. Tiba-tiba saja muncul seekor ular air!
“Tenang, Lahab. Yang penting, kita mengambil air dengan tenang.”
“Mengapa engkau begitu yakin, Jahal?”
“Berdasarkan kitab yang aku baca, kalau kita mengambil air dengan tenang, maka ular air tidak akan mematuk kita.”
“Hm, Cuma aku tidak yakin, apakah ular air itu juga membaca kitab yang engkau baca.”

Hehehe! Kembali serius. Air adalah rahasia kesehatan yang kedua. Air, ada apa gerangan?
• Pahamilah, alam semesta berasal dari air.
• Pahami pula, semua kehidupan juga bermula dari air.
• Bacalah penelitian Dr. Masaru Emoto yang direkomendasikan oleh Anthony Robbins dan John Gray. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa air seolah-olah mengerti bahasa-bahasa manusia.
• Terbukti, kristal air akan berubah bentuk, mengikuti kata-kata yang diucapkan kepadanya.
• Ternyata, kristal air akan memperlihatkan bentuk yang terindah apabila diucapkan kata ‘syukur’ dan ‘cinta’.
Sekitar 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Bayangkan, betapa menyehatkan ucapan kata ‘syukur’ dan ungkapan rasa syukur itu bagi tubuh!
• Bayangkan, betapa menyehatkan air zamzam yang telah ditaburi kata ‘syukur’ oleh nabi-nabi dan orang-orang berhati bersih selama ribuan tahun!

Di samping sumber kehidupan, air juga lambang kebaikan. Di mana ianya dikait-kaitkan dengan kesuburan, kemakmuran, rezeki, nikmat, surga, atau sejenisnya. Entah berapa kali perihal ini dikisahkan di dalam kitab suci. Dan tidak cukup sampai di situ. Selain menyertai perjalanan hidup manusia, air juga menyertai perjuangan nabi-nabi. Misalnya:
• Air bah yang menenggelamkan umat Nuh yang durhaka.
• Air zamzam yang menyelamatkan Ismail ketika ia berada di gurun.
• Aliran sungai yang menyelamatkan Musa ketika ia masih kecil.
• Dinamai Musa, konon itu bermakna ‘anak lelaki’ dan ‘diangkat dari air’.
• Air laut yang menenggelamkan Firaun yang durhaka.
• Isa berjalan di atas air untuk meyakinkan umatnya.
• Muhammad menggunakan air untuk mengobati umatnya.

Yang mencengangkan, dibimbing oleh wahyu, Nabi menyingkap fakta-fakta ilmiah tentang air. Di mana fakta-fakta ini baru ditemukan oleh para ilmuwan pada abad modern, di antaranya:
• Dulunya bumi tertutup air. Kemudian lava mengering, sehingga terbentuklah daratan luas yang disebut induk benua (pangaea). Lalu induk benua terpecah dan membentang saling menjauh, sampailah terlihat seperti seperti sekarang. Nabi pun pernah mengisyaratkan, “Dulunya Ka’bah itu tertutup air. Lalu bumi pun membentang.”
• Setelah Perang Dunia II, para ilmuwan melakukan perjalanan ke bawah laut. Kemudian, mereka menemukan deretan pegunungan vulkanik sepanjang puluhan ribu kilometer di tengah-tengah dasar samudera (mid-ocean ridge). Nabi pun pernah mengisyaratkan, “Sesungguhnya di bawah laut ada api dan dibawah api ada laut.”
• Rata-rata uap air yang dihasilkan lautan adalah 320 ribu kilometer kubik. Yang dihasilkan daratan hanya 60 ribu kilometer kubik. Angka ini tidak berubah setiap tahunnya. Nabi pun pernah mengisyaratkan, “Tidaklah ada tahun yang hujannya lebih banyak daripada tahun yang lain, melainkan Allah hanya membagi-bagikannya.”
• Air zamzam mengandung 3000 miligram unsur dan senyawa kimia yang menyehatkan. Sementara, air sumur dan lembah di sekitar Mekkah hanya mengandung 260 miligram. Nabi pun pernah mengisyaratkan, “Sebaik-baiknya air di muka bumi adalah air zamzam. Di dalamnya ada makanan bagi yang lapar dan obat bagi penyakit.”

Kembali soal air dan kesehatan. Sekiranya Anda, kerabat Anda, atau sahabat Anda tengah sakit, maka inilah hal-hal praktis yang kami sarankan:
• Banyak-banyak bersyukur, bukan banyak-banyak meminta. Karena ucapan kata ‘syukur’ dan ungkapan rasa syukur itu akan memperbaiki kristal air di tubuh Anda dan menyehatkan tubuh Anda. Dengan bersyukur, nikmat pun akan ditambah. Right?
• Tetaplah meminta untuk sembuh. Hanya saja, lebih banyak menyukuri kesehatan selama ini. Sungguh, di sinilah bedanya orang kiri dengan orang kanan. Di mana orang kiri cenderung meminta, sedangkan orang kanan cenderung bersyukur. Right?
• Minumlah air zamzam. Sekali lagi diingatkan, air zamzam adalah air terbaik juga obat terpilih. Yakinlah!
• Apabila tidak ada air zamzam, minumlah air putih yang telah dibacakan zikir dan Al-Fatihah. Tak ada rotan, Raam Punjabi. Eh, maksud kami, tak ada rotan, akar pun jadi. Hehehe!

Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter