Rahasia Besar # 1
Rahasia kesehatan yang pertama adalah sholat tahajjud. Walaupun telah disinggung di bab sebelumnya, namun kali ini akan dibahas lebih tajam dan lebih mendalam, terutama dari sisi kesehatan. Adalah Fadhlalla Haeri, seorang ilmuwan Mesir, yang menyingkap manfaat-manfaat tersembunyi di balik sholat tahjjud.
Di antaranya:
• Sholat tahajjud dapat membantu terbentuknya cakra mahkota menurut tradisi India. Sehingga, meningkatkan intuisi dan mengendalikan emosi.
• Sholat tahajjud dapat menstabilkan hormon melatonin. Saat matahari terbenam, kelenjar pineal mulai bekerja dan menghasilkan hormon melatonin dalam jumlah besar. Puncaknya pada pukul 02.00-03.00 dini hari. That’s tahajjud time! Nah, sholat tahajjud dapat menstabilkan hormon melatonin, sehingga:
o Membantu terbentuknya sistem kekebalan tubuh.
o Membatasi pemicu-pemicu tumor seperti estrogen.
o Menghasilkan turunan asam amino trytophan, salah satu penyusun protein.
Sementara itu, Prof. Dr. Mohammad Sholeh, seorang akademisi Surabaya, menyingkap manfaat-manfaat tersembunyi lainnya dari sholat tahajjud. Ini berdasarkan penelitian terhadap sejumlah responden selama dua bulan dengan dukungan tiga laboratorium di Surabaya.
• Sholat tahajjud dapat membantu ketahanan tubuh (imunologis).
• Sholat tahajjud dapat mengurangi nyeri pada pasien mengidap kanker.
• Sholat tahajjud dapat mengendalikan hormon kortisol, sehingga mengurangi stres.
Terlepas dari itu, beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan Eddy Surohadi. Ia adalah pendiri Terapi Tenaga Dalam Kalimasada (Tetada Kalimasada), yang telah memiliki jutaan murid lintas agama lintas negara. Kebetulan kami tengah menggarap satu pelatihan di Jakarta.
Pada kesempatan itu, ia berpesan sungguh-sungguh kepada saya, “Dalam Tetada Kalimasada, waktu terbaik untuk menghimpun energi diri dan energi alam adalah pukul tiga pagi. Ini sangat menyehatkan.” Tetada Kalimasada saja menyehatkan seperti itu, apalagi sholat tahajjud?
Pas dan pantaslah Nabi mengisyaratkan bahwa sholat tahajjud itu pengusir penyakit dari badan. Bukan Cuma penyakit hati. Right? Selain itu, menurut sederet penelitian oleh ilmuwan muslim dan non-muslim menyimpulkan bahwa gerakan-gerakan sholat itu memang menyehatkan.
Barangkali sekarang Anda mengangguk-anggukan kepala, sekaligus menggeleng-gelengkan kepala karena menganggap sholat tahajjud ini tidaklah ringan. Ah, jangan buru-buru menganggap begitu.
Dengarkan dulu saran praktis dari kami:
• Awal-awal, lakukan sholat tahajjud versi 23. Hah, 23 rakaat? Kami tahu persis mata Anda pasti melotot. Tenang, tenang. Bukan itu maksud kami.
• Yang kami maksudkan adalah, Anda bangun 20 menit sebelum waktu subuh, terus lakukan sholat tahajjud 2 rakaat selama kurang-lebih 3 menit. Yah, inilah sholat tahajjud versi 23. Ringankan?
• Seiring perjalanan waktu, barulah Anda tingkatkan: bangunnya lebih awal, rakaatnya lebih banyak.
• Bacalah surat dan doa mana saja, sekiranya Anda belum hafal surat dan doa khususnya.
• Memasuki bulan Ramadhan, ketika sahur, cobalah betul-betul meningkatkan sholat tahajjud.
Sumber: Percepatan Rezeki
By: Ippho Santosa

Komentar Terbaru