Dunia Serasa di Surga

By: Ratna Farida
Kehidupan di dunia akan terasa bahagia jika semua keinginan selalu terpenuhi dan dimudahkan oleh Allah. Allah selalu memberi kemudahan dalam segala urusannya, selalu diberikan jalan keluar dalam kesulitannya, dan cara menghadapi kesulitan pun tetap menggantungkan diri kepada Allah. Hanya Allahlah yang dapat memberi solusi dalam setiap permasalahan.
Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersaba , “Barangsiapa melepaskan satu kesusahan dunia seorang mukmin, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang sedang mendapatkan kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim).
“Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” (QS Al-Isra’: 7).
Jadi kita menginginkan kehidupan yang membahagiakan di dunia, selayaknya kita semakin banyak berbuat baik dan beramal shalih. Senantiasa berbuat baik dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun. Perbuatan baik sekecil apapun, pasti akan ada balasannya. Begitu pula sebaliknya, perbuatan buruk sekecil apapun pasti juga ada balasannya.
Jika kita tahu kaidah rekening kebaikan dan keburukan, maka kita tidak akan ragu untuk berbuat baik. Kebaikan yang kita berikan pasti akan mengalirkan kebaikan-kebaikan lainnya.
Jika hati dan pikiran baik, maka akhlak kita pun baik. Semakin banyak memberi, semakin banyak pula kita akan menerima. Berbuat baik kepada orang lain sama dengan berbuat baik untuk dirinya sendiri. Apa yang sudah kita berikan akan semakin berkembang, antara lain dalam bentuk kuatnya jalinan relasi, lekatnya hubungan famili, hingga terus bertumbuhnya rasa bahagia di dalam hati.
#Day28 #30DWC #30DWCJilid22

Komentar Terbaru