Persiapan Menyambut Buah Hati

By: Ratna Farida
Proses kelahiran buah hati adalah hal peristiwa yang dinantikan. Dalam proses penantian, ada perasan bahagia karena membayangkan akan lahir bayi yang sehat dan menggemaskan. Selain itu juga ada perasaan cemas dan takut.
Tentu semua orang ingin proses kelahiran lancar, mudah, dan sehat semua. Keperluan proses kelahiran dan kehadiran bayi sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
Selain itu perlu persiapan mental, khususnya bagi ibu yang baru pertama kali mau melahirkan. Apalagi mendengar kata-kata seperti ini, “Seorang ibu akan bertaruh hidup dan matinya demi melahirkan anaknya.’ Ada lagi ibu yang ketakutan karena membayangkan rasa sakit pada proses persalinan, perasaan takut jika bayi terlahir cacat, ketakutan jika harus kehilangan nyawanya ataupun bayinya, dll.
Persiapan yang paling penting adalah menanamkan pikiran bahwa melahirkan adalah jihad wanita dan ladang pahala yang sangat besar. Perjuangan dan pengorbanan ibu melahirkan akan menjadikan penghuni surga.
Ibu hamil selayaknya banyak berdoa supaya Allah memberi kelancaran dalam proses kelahiran. Juga banyak melakukan amal kebaikan dan menghindari amal keburukan.
Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersaba , “Barangsiapa melepaskan satu kesusahan dunia seorang mukmin, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang sedang mendapatkan kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim).
“Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” (QS Al-Isra’: 7).
Jadi kita ingin semuanya lancar, mudah, dan ditolong oleh Allah, selayaknya kita semakin banyak berbuat baik, semakin banyak menolong orang, semakin banyak mendoakan orang lain, semakin banyak beribadah. Selanjutnya kita serahkan semuanya kepada Allah.
#Day27 #30DWC #30DWCJilid22

Komentar Terbaru