Dengki Merusak Tubuh

Dengki Merusak Tubuh
By: Ratna Farida

Dengki  selain menggerogoti amal, juga merusak tubuh manusia. Memelihara sifat dengki hanya akan membebani dan memberatkan hidup. Karena hati dan pikiran menjadi tidak tenang, tersiksa, marah, dan benci kepada orang yang tidak disukai.

Perasaan seperti ini hanya akan menggerogoti tubuh dan menyebabkan berbagai macam penyakit fisik ringan sampai berat. Seperti stress, sakit perut, sakit kepala, darah tinggi, insomnia, bahkan maag dan sakit jantung. Mengapa demikian? Sebenarnya, hal tersebut sudah dijelaskan dalam hadits berikut:

“Ketahuilah, di dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Apabila segumpal daging itu baik, baiklah tubuh seluruhnya, dan apabila daging itu rusak, rusaklah tubuh seluruhnya. Ketahuilah olehmu, bahwa segumpal daging itu adalah qalbu (hati)” (H.R. Bukhari).

Apa hubungannya dengki dengan timbulnya berbagai penyakit fisik? Di dalam otak ada bagian yang disebut ACC (Anterior Cingulate Cortex). Aktivitas ACC bisa dipindai (dipantau) dengan alat functional Magnetic Resonance Imaging (fRMI).

Ketika seseorang merasa dengki, otak meresponnya sebagai rasa sakit fisik. Rasa dengki menimbulkan kecemasan atau ketakutan, tetapi memiliki efek yang sama di ACC. Bisa jadi, penyakit hati lainnya seperti : sombong, riya, ujub, benci, juga mengaktifkan ACC. Aktivitas ACC mempengaruhi hormon dalam tubuh (kortisol misalnya). Jika hormon kortisol terganggu, metabolisme tubuh juga menjadi terganggu. Organ tubuh yang lain juga menanggungnya. Akhirnya benar, bahwa penyakit hati tidak hanya mengacaukan jiwa, tapi juga merusak organ tubuh manusia.

Menurut sebuah penelitian, ACC menjadi aktif ketika merasa iri dan dengki terhadap orang-orang yang dikenalnya, terutama orang terdekatnya.

Kalau sakit hati dengan orang terdekat, sungguh menyiksa. Ketika bertemu orang yang menyakiti, asam lambung naik sedikit, tekanan darah naik sedikit, detak jantung naik sedikit. Belum sempat turun sudah ketemu orangnya lagi, dll. Ketika kucing milik orang  yang menyakiti masuk ke rumah kita, asam lambung naik sedikit, tekanan darah naik sedikit, detak jantung naik sedikit. Belum sempat turun sudah ketemu ayamnya, dll.

Dengki itu mengerikan. Ibaratnya “Kita minum racun, tetapi berharap orang lain yang mati”.  Sia-sia bukan, dia nggak mati, malah kita yang mati! Semakin kita membiarkan dengki menguasai diri kita, justru semakin banyak racun yang kita minum, akhirnya diri kita akan semakin sakit dan bisa mati.

#Day9
#30DWC
#30DWCJilid22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter